Visi Misi

VIsi :

Mencapai world class school yang dapat menjadi sumber inovasi dan kreativitas dalam upaya perbaikan terus-menerus falsafah, prinsip, sistem, dan praktik pendidikan serta mendorong ke arah pemerataan pendidikan berkualitas untuk seluruh masyarakat Indonesia. 

 

Misi :

Membekali peserta didik untuk dapat memiliki kesemua bekal bagi suatu kehidupan yang baik, di dunia dan di akhirat, mengadvokasi pemerintah untuk mengembangkan sistem pendidikan yang baik dan terjangkau untuk seluruh masyarakat Indonesia, serta mendorong tumbuhnya sekolah-sekolah yang berkualitas.

 

Tujuan :

Tujuan akhir dari pendidikan Lazuardi Cordova adalah

Menghasilkan siswa yang sejahtera baik secara fisik (sandang, pangan, papan), secara mental (memilki self esteem yang kuat), dan secara spiritual (memiliki sense of purpose in life dan sense of mission to help others, demi meraih kebahagiaan di dunia maupun di akhirat).

Sasaran Pendidikan Lazuardi

 

Dengan berlandaskan konsep Taksonomi Bloom yang meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotorik, proses pembelajaran diharapkan mengembangkan life skills siswa didik ke tingkat yang paling tinggi termasuk :

  • Kompetensi personal
    beriman kuat, bertakwa dan berakhlak mulia, percaya diri dan kreatif
  • Kompetensi social
    menguasai kemampuan komunikatif, memiliki kemampuan menjalin dan membangun relasi dengan kelompok masyarakat yang beragam, memiliki keprihatinan sosial, dan cinta lingkungan
  • Kompetensi akademik
    menguasai kemampuan-kemampuan dasar, memiliki kecintaan kepada ilmu-pengetahuan, tahu cara mengembangkan ilmu, memiliki wawasan luas, dan menguasai kemampuan riset
  • Kompetensi vokasional
    memiliki keterampilan tinggi di bidang tertentu

Tujuan Kelembagaan Lazuardi

 

Menjadi world class school, yang memiliki ciri-ciri :

  • Memiliki SDM dalam jumlah cukup yang capable, terus belajar, serta bersikap dan bekerja professional
  • Memiliki organisasi dan manajemen yang supportive
  • Selalu memiliki perencanaan-perencanaan yang sistematis
  • Memiliki standar-standar best practice dan menerapkannya dengan sebaik-baiknya
  • Memiliki sistem monitoring dan control untuk memastikan best practice berjalan disamping juga membuka ruang bagi continuous improvement
  • Memiliki resources yang cukup untuk menyelenggarakan organisasi dengan sebaik-baiknya